Hipotesis Penelitian Kualitatif

Pengertian Hipotesis dan Jenis Jenis Hipotensis

Hipotensis berasal dari dua suku kata yaitu, hipo, (belum tentu benar dan tesis (kesimpilan) jadi arti dari hipotesis ini adalah hasil atau kesimpulan yang di tentukan dari sebuah penelitian yang belum tentu kebenarannya, dan baru akan menjadi benar jika sudah disertai denngan adanya bukti bukti.

       jenis jenis hipotesis

          1.      Hipotesis Nol (ho) adalah hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan antara variable                  independen (x) dan variable independen (y) artinya dalam variable yang diuji adalah ketidak                 benaran variable X mempengaruhi variable Y.
          2.      Hipotensis Kerja (H1) adalah hipotensis yang menyatakan adanya hubungan antara variable                     independen (X) dengan variable independen (Y) yang diteliti.hasil perhitungan H1 tersebut,                 akan digunakan sebagai dasar pencarian data penelitian.

C.                        Karakteristik Hipotesis yang Baik

        Hipotesis yang baik merupakan sebuah keharusan bagi seluruh penelitian karena sebuah                   penelitian tidak akan dibilang baik jika belum memiliki hipotesis yang baik. Begitu pula                          sebaliknya. Berikut ini adalah ciri ciri hipotesis yang baik.

1.   Merupakan hubungan antara dua variable atau lebih, salah satu tanda hipotesis yang baik adalah harus dapat dengan mudah membedakan antara variable yang bebas, variable terkait,variable antara dan variable penekanan.

2.      Disusun dengan jelas menggunakan kalimat deklaratif

3.      Menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi

4.      Mampu menjelaskan kenyataan yang menjadi masalah utama.

5.      Harus dapat diuji dengan data yang ada

6.  Hipotesis harus spesifik, hipotesis harus bersifat spesifik yang menunjuk kenyataan sebenarnya

7.      Hipotesis harus menyartakan perbedaan atau hubungan antar variable.

 Strategi Penyusunan Hipotesis

               Syarat Penyusunan Hipotesis  

                        Hipotesis disusun dalam kalimat deklaratif. Kalimat itu bersifat positif dan                             tidak             normatif. Istilah-istilah seperti seharusnya atau sebaiknya tidak terdapat                  dalam kalimat             hipotesis. variabel yang dinyatakan dalam hipotesis adalah                          variabel yang operasional,                dalam arti dapat diamati dan diukur

              Hipotesis menunjukkan hubungan tertentu di antara variabel                                          variabel. Hipotesis             dapat disusun dengan dua pendekatan, yang pertama                secara deduktif dan yang kedua                 secara induktif. Penyusunan hipotesis                   secara      deduktif ditarik dari teori. Suatu teori                     terdiri dari proposisi-               proposisi,              sedangkan proposisi menunjukkan hubungan antara                 dua            konsep.

 

Comments

Popular posts from this blog

study pendahuluan

REVIEW JURNAL PENDIDIKAN MORAL

KRITERIA DAN TEKNIK PEMERIKSAAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS DATA