REVIEW JURNAL PENDIDIKAN MORAL
Nama :
Idris Hasan A
Kelas :
PAI I
NIM :
201180332
Matkul :
Metopendikual
Dosen : Evi Muafiah M.Ag
REVIEW
JURNAL
|
Judul Jurnal |
PENDIDIKAN MORAL ANAK
MELALUI PENGAJARAN BIDANG STUDI PPKn DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM[1] |
|
Nama Jurnal |
Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA |
|
Volume dan Halaman |
VOL. XII NO. 2, 338-347 |
|
Tahun |
Februari 2012 |
|
Penulis |
Fatimah Ibda |
|
Reviewer |
Idris Hasan Alwi |
|
Abstract |
Pendidikan moral meliputi
pendekatan-pendekatan dan metode-metode yang mengajarkan peserta didik tentang pengetahuan, sikap,
keyakinan, keterampilan/skill, dan
tingkah laku moral yang dikatakan baik, benar, adil, peduli terhadap sesama
dan lain sebagainya. Tujuan
pendidikan moral adalah untuk menghasilkan individu yang memiliki kepribadian yang mandiri
yang mampu mengenal nilai-nilai moral dan
memiliki komitmen moral terhadap perilaku yang konsisten dengan
nilai-nilai moral tersebut. |
|
Tujuan |
1. Meninjau tujuan Pendidikan moral melalui pelajaran PKn dan PAI 2. Tendensi dan pendekatan Pendidikan
moral melalui pelajaran PKn dan PAI 3. Hasil Pendidikan moral dari
pengajaran PKn dan PAI. |
|
Permasalahan |
Krisis perkembangan moral anak semakin lama
semakin buruk, ditunjukkan dari saratnya berita di berbagai media massa
tentang banyaknya kasus penyimpangan moral di kalangan anak dan remaja. |
|
Subjek penelitian |
Pendidikan moral melalui pelajaran PKn dan PAI |
|
Objek penelitian |
Krisis moral Anak |
|
Metode penelitian |
Metode kualitatif, dengan cara study kasus |
|
Hasil penelitian |
1. untuk menanamkan sikap dan
perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang didasarkan pada nilai-nilai
Pancasila baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat. 2. Pengajaran pendidikan agama Islam
bertujuan agar hati nurani mampumengendalikan perilaku individu yang salah
satunya diaktualisasikan pada diri sendiri karena setiap individu dikatakan
memiliki tiga macam potensi yang bila dikembangkan dapat mengarah kepada
kutub positif dan dapat juga ke kutub negatif. Ketiga potensi yang dimaksud
adalah nafsu, amarah (agresivitas), dan kecerdasan. 3. Di sisi lain penalaran moral
merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam mengajarkan
perilaku bermoral pada anak. tendensi moral meliputi ; kesadaran, control
diri, rendah hati, kebiasaan moral , dan kemauan. 4. Pendidikan Moral dikatakan
berhasil bila peserta didik mampu menghasilkan nilai-nilai dan tingkah laku
moral yang ditransmisikan, baik secara verbal maupun perilaku. Pendidikan
moral bertujuan menghasilkan individu yang mengerti nilai-nilai moral dan
konsisten dalam melaksanakannya sesuai dengan konsep moral yang diajarkan
agama, tradisi moral masyarakat, dan kebudayaan. Pendidikan moral itu sendiri
terdiri dari sejumlah komponen yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan tentang
tradisi moral, penalaran moral, rasa kasih dan altruisme, serta tendensi
moral. |
|
Kekurangan |
1.
Dari keseluruhan jurnal, lebih banyak teori daripada solusi/praktik
membina anak itu seperti apa contohnya. 2.
Ada beberapa istilah ilmiah yang sulit dipahami sebagian orang. |
|
Kelebihan |
1.
Referensi yang digunakan cukup banyak dan
Akurat sesuai dengan
Judul Jurnal. 2.
Pembahasan teorinya cukup bagus dan dan detail dalam penjelasanya. |
|
Saran |
Alangkah baiknya bila semua pembahasan
ditambahi dengan penjelesan mengenai bagaimana penerapanya, serta menggunakan
istilah yang umum supaya beberapa orang bias memahami. |
Comments
Post a Comment