Metodelogi Penelitian

Metodologi penelitian kualitatif



 A. Pengertian Metode Penelitian

    Secara umum metode penelitian didefinisikan sebagai suatu kegiatan ilmiah yang terencana, terstruktur, sistematis dan memiliki tujuan tertentu baik praktis maupun teoritis. Dikatakan sebagai ‘kegiatan ilmiah’ karena penelitian dengan aspek ilmu pengetahuan dan teori.’Terencana’ karena penelitian harus direncanakan dengan memperhatikan waktu, dana dan aksebilitas terhadap tempat dan data. 
    Metode penelitian secara umum dimengerti sebagai suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan secara bertahap dimulai dengan penentuan topik, pengumpulan data dan menganalisis data, sehingga nantinya diperoleh suatu pemahaman dan pengertian atas topik, gejala, isu tertentu. Dikatakan ‘bertahap’ karena kegiatan ini berlangsung mengikuti suatu proses tertentu, sehingga ada langkah-langkah yang perlu dilalui secara berjenjang sebelum melangkah pada tahap berikutnya.  
       Tahapan-tahapan ini sangat penting diikuti oleh para peneliti untuk menjamin adanya kesinambungan pemikiran yang nantinya bermuara kepada hasil penelitian. Itu berarti tidak ada lompatan dari suatu tahap ke tahap yang lain. Secara umum metode penelitian di artikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Di dalam pengertian ini terdapat empat kata kunci yang perlu di perhatikan yang pertama adalah cara ilmiah, data tujuan, dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu berdasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu, 
    Metode penelitian secara umum dimengerti sebagai suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan secara bertahap dimulai dengan penentuan topik, pengumpulan data dan menganalisis data, sehingga nantinya diperoleh suatu pemahaman dan pengertian atas topik, gejala, isu tertentu. Dikatakan ‘bertahap’ karena kegiatan ini berlangsung mengikuti suatu proses tertentu, sehingga ada langkah-langkah yang perlu dilalui secara berjenjang sebelum melangkah pada tahap berikutnya.  
       Tahapan-tahapan ini sangat penting diikuti oleh para peneliti untuk menjamin adanya kesinambungan pemikiran yang nantinya bermuara kepada hasil penelitian. Itu berarti tidak ada lompatan dari suatu tahap ke tahap yang lain. Secara umum metode penelitian di artikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Di dalam pengertian ini terdapat empat kata kunci yang perlu di perhatikan yang pertama adalah cara ilmiah, data tujuan, dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu berdasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu, 

1. Rasional adalah kegiatan penelitian itu di lakukan dengan    cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. 

2. Empiris berarti cara-cara yang di lakukan itu dapat di amati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang di gunakan, dan 

3. Sistematis berarti proses yang di gunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.

B. Perbedaan antara metode dengan metodologi                      pendidikan 

     Kata ‘metode’ dan ‘metodologi’ sering dicampuradukkan dan disamakan. Padahal keduanya memiliki arti yang berbeda. Kata ‘metodologi’ berasal dari kata Yunani ‘methodologia’ yang berarti teknik atau prosedur. Metodologi sendiri merujuk kepada alur pemikiran umum atau menyeluruh (general logic) dan gagasan teoritis (theoretic perspectives) suatu penelitian. Sedangkan kata ‘metode’ menunjuk pada teknik yang digunakan dalam penelitian seperti survey, wawancara, dan observasi.
  Metode ialah suatu prosedur atau cara untuk mengetahui sesuatu yang mempunyai langkah-langkah sistematis. Sedangkan metodologi ialah suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan- peraturan yang terdapat dalam penelitian. Ditinjau dari sudut filsafat, metodologi penelitian merupakan epistemologi penelitian. Yaitu yang menyangkut bagaimana kita mengadakan penelitian. 

C. Langkah menyusun penelitian kualitatif 

 Langkah-langkah penelitian adalah serangkaian proses penelitian, di mana peneliti dari awal yaitu merasa menghadapi masalah, berupaya untuk memecahkan masalah, sampai akhirnya mengambil keputusan yang berupa kesimpulan bagaimana hasil penelitiannya, dapat memecahkan masalah atau tidak. Secara umum langkah-langkah dalam suatu penelitian adalah sebagai berikut: 

1. Menemukan, memilih, dan merumuskan masalah   

2. Menyusun latar belakang teoritis  

3. Menetapkan hipotesis (kalau perlu) 

4. Menetapkan variabel 

5. Memilih alat pengumpulan data 

6. Menyusun rancangan penelitian 

7. Menetapkan sampel  

8. Menyimpulkan dan menyajikan data 

9. Mengolah dan menganalisis data 

10.Menginterpretasi hasil analisis dan mengambil.

    Dengan menulis karya ilmiah, diharapkan mampu merangkum dan mengaplikasikan semua pengalaman pendidikannya untuk memecahkan masalah dalam bidang tertentu secara sistematis dan logis, berdasarkan data atau informasi yang akurat dan didukung analisis yang tepat, dan menuangkannya dalam bentuk laporan hasil penelitian ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri bertujuan untuk mengungkapkan kaidah-kaidah baru mengenai fenomena alam, sosial atau kemanusiaan serta penerapannya untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan masukan yang sangat penting dalam pembangunan nasional. Ilmu pengetahuan dan teknologi dikembangkan melalui kegiatan penelitian.

D.  meningkatkan penelitian pendidikan

    Salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan adalah dengan meningkatkan produktivitas dan mutu pendidikan di lingkungan pendidikan dasar, dan menengah. Mengingat pendidikan dasar dan menengah memiliki peran sentral dan strategis dalam menunjang kelangsungan serta keberhasilan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, serta pendidikan dasar merupakan program wajib belajar bagi penduduk Indonesia yang berada pada usia tersebut, atas dasar ini sudah saatnya semua pihak agar tidak lagi hanya mementingkan serta mengutamakan produk pendidikan aspek kuantitas semata, akan tetapi walaupun sifatnya merupakan program wajib belajar, sudah saatnya untuk dengan sunggguh-sungguh lebih mengutamakan aspek mutu sebagai target utama. Hal ini sangat diperlukan sebagai pondasi untuk memasuki jenjang pendidikan menengah atas yang tujuannya sudah lebih terbuka dan kompleks yaitu unutk melanjutkan ke pendidikan tinggi, bahkan banyak diantaranya baik lulusan sekolah menengah kejuruan maupun sekolah menengah nonkejuruan di antara lulusan tersebut sudah memasuki dunia kerja, sudah barang tentu hal ini memerlukan landasan kemampuan dan karakter yang kuat agar dapat menjadi pekerja yang tangguh dan jujur sepanjang masa. 

Terdapat lima fungsi penelitian pendidikan yaitu: 

1. Menunjukkan isi dan cara mengelola pembelajaran serta mengorganisasikan dan menjalankan sekolah.

2. Menilai program, prosedur dan bahan-bahan untuk menunjukkan hasil pendidikan yang telah dicapai.

3. Membentuk suatu badan informasi tentang usaha-usaha
pendidikan yang bermanfaat dalam penyusunan kebijakan dan
pengambilan keputusan.

4. Menyediakan pandangan, rangsangan dan pelatihan yang
berhasil untuk pembaharuan pendidikan.

5. Mengembangkan teori yang lebih memadai dan valid tentang
proses pendidikan. 
 
                 
 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

study pendahuluan

REVIEW JURNAL PENDIDIKAN MORAL

KRITERIA DAN TEKNIK PEMERIKSAAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS DATA